IKL UNIB | Sesjen Kemendikbudristek Lantik Dr. Retno Ekaputri sebagai Rektor UNIB 2021-2025

REKTOR Perempuan pertama di UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri, SE, M.Sc dilantik oleh Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Ir. Suharti, MA, Ph.D, Selasa (5/10), di Plaza Insan Berprestasi Gedung Kemendikbudristek, Jakarta.

Wanita kelahiran Yogyakarta 3 Agustus 1962, alumni Universitas Gadjah Mada (S1) ini, dilantik sebagai rektor UNIB periode 2021-2025, menggantikan Prof. Dr. Ridwan Nurazi, SE, M.Sc, Ak yang telah berakhir masa jabatannya.

Pelantikan Rektor UNIB oleh Sesjen Kemendikbudristek, Ir. Suharti, bersamaan dengan pelantikan 12 pejabat di lingkungan Kemendikbudristek lainnya. Total pejabat yang dilantik serentak itu 13 orang, terdiri dari dua pejabat pimpinan tinggi pratama, empat Rektor, enam Direktur Politeknik Negeri dan satu pejabat akademi komunitas negeri. Pelantikan dilakukan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiarkan secara live streaming pada channel YouTube Kemendikbudristek.

Setelah dilantik dan mengucapkan Sumpah Jabatan, Dr. Retno Ekaputri bersama Prof. Ridwan Nuarazi menandatangani Berita Acara Serah Terima Jabatan disaksikan Sesjen Kemendikbudristek, Ir. Suharti. Serah terima jabatan ini juga ditandai penyerahan memori akhir jabatan secara simbolis oleh Prof. Ridwan Nuarazi kepada Mendikbudristek dan kepada rektor baru.

Usai acara pelantikan, Dr. Retno Ekaputri didampingi suaminya Dr. Budi, menerima ucapan selamat dari Sesjen Kemendikbudristek, Ir. Suharti dan para kolega. Dari UNIB tampak hadir pada acara pelantikan ini antara lain, Ketua Senat UNIB Prof. Safnil, Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Dr. Yulian, Kepala Biro USD Ir. Akhmad Nezar, Kabag Kepegawaian Baruki, SH dan sejumlah pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIB.

Kepada para pejabat yang dilantik, Sesjen Kemendikbudristek, Ir. Suharti, berharap agar memperkuat konsolidasi internal dan eksternal, serta membangun kolaborasi dan melahirkan kemitraan di tingkat nasional dan internasional. “Hal-hal tersebut merupakan katalis untuk membangun peradaban yang lebih baik,” tuturnya sebagaimana dilansir website Kemendikbudristek.

Dijelaskan Suharti, perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan perubahan dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di berbagai bidang yang dapat dimanfaatkan secara nasional maupun internasional.

“Kami juga berharap perguruan tinggi menguatkan kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dunia industri (DUDI), dan pemangku kepentingan lain, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, tentunya dalam rangka program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” pesannya.

Rektor UNIB periode sebelumnya, Prof. Ridwan Nuarazi mengucapkan selamat kepada Dr. Retno yang akan melanjutkan kepemimpinan UNIB berikutnya dan berharap kedepan UNIB akan semakin maju.

“Tentu masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk kemajuan UNIB dan kita semua akan mendukung, siap membantu pelaksanaan program-program yang akan Bu Retno laksanakan. Saya yakin ke depan UNIB akan semakin baik dan jaya dibawah kepemimpinan Bu Retno,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Retno usai dilantik menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak terutama sivitas akademika UNIB dan masyarakat Bengkulu umumnya yang telah mendukung dan memberikan doa melalui ucapan selamat atas pelantikannya hari ini.

“Saya mengajak semua pihak untuk saling bekerjasama, berkolaborasi dan bersinergi dalam pelaksanaan program-program yang dapat mendorong UNIB menjadi universitas yang maju, berdaya saing tinggi dan unggul,” tuturnya.

***
Repost : www.unib.ac.id

Diberdayakan oleh Blogger.